Unik & Aneh

10 Inovasi Mengagumkan dari Barang Rongsokan

Ada banyak hal luar biasa yang dibuat manusia di seluruh dunia. Mulai dari bangunan, karya seni, teknologi dan sebagainya. Namun sebagian besar karya spektakuler adalah hasil kreativitas profesional di bidang mekanik dan arsitektur.

Untuk menciptakan karya yang hebat pasti dibutuhkan material berkualitas yang mahal harganya. Namun tidak selamanya angapan ini berlaku. Barang rongsokan yang dianggap sebagai sampai bisa disulap menjadi barang yang sangat berguna.

Semuanya adalah hasil kreativitas orang-orang biasa yang menggunakan barang bekas untuk menciptakan proyek yang luar biasa.

Berikut adalah 10 barang rongsokan yang disulap menjadi inovasi luar biasa.


10Listrik Tenaga Kincir Angin

kncr

William Kamkwamba adalah seorang warga Malawi, yang pada tahun 2009 membantu penduduk setempat untuk menghasilkan listrik mereka sendiri. Kamkwamba terpaksa berhenti sekolah (waktu itu usianya masih 14) karena keluarganya tidak mampu membayar biaya. Namun dia tidak menyerah. Kamkwamba melanjutkan pendidikan dengan membaca buku di perpustakaan kecil di desanya.

Akhirnya ia menemukan sebuah buku yang berisi informasi mengenai kincir angin yang bisa menghasilkan listrik dan berfungsi sebagai pompa air. Menggunakan barang bekas, Kamkwamba dibantu warga menciptakan kincir angin sederhana yang terbuat dari bilah kipas mesin traktor, shock absorber, pipa plastik dan beberapa bagian sepeda.

Rumah Kamkwamba pun akhirnya teraliri listrik. Ia mengembangkan kincir angin itu menjadi pemompa air. Kamkwamba kemudian membuat beberapa kincir angin lainnya sebagai sumber listrik bagi sebagian penduduk desanya. Hanya 2% dari populasi Malawi yang memiliki akses listrik.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

9Rumah Mini

rmh

Derek Diedricksen awalnya iseng membuat rumah mini dan tempat berteduh pada tahun 2012. Rumah tersebut dibangun menggunakan bahan dan barang-barang bekas yang telah dibuang oleh pemiliknya. Sejak itu, Diedricksen dikenal sebagai pembuat rumah mini dengan harga sekitar US$200.

Meskipun dari barang bekas, tapi interior di dalamnya terlihat mewah. Barang-barang bekas yang dipakai termasuk kaca mesin cuci, potongan lemari, dan besi tua.

Kini Diedricksen sering dapat pesanan membuat rumah mini jika ada festival musik. Biasanya penonton festival mendirikan tenda beberapa hari sebelum konser dimulai, namun kini mereka bisa minta dibuatkan rumah mini yang lebih nyaman. Diedricksen bahkan kadang membuatkan rumah mini untuk para tunawisma.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

8Mobil Super

mbl

Z59 adalah sebuah mobil yang dibuat seluruhnya dari bahan dan suku cadang bekas. Mobil yang terinspirasi supercar Ariel Atom tersebut butuh waktu 15 bulan dan pengerjaan sekitar 800 jam untuk menyelesaikannya.

Setiap bagian, mulai dari throttle hingga mesin, terbuat dari bahan bekas. Mesinnya diambil dari Acura RSX, beberapa bagian lainnya diambil dari peralatan dapur dan pipa besi bekas, serta potongan kayak tua. Menariknya, Z59 laik jalan seperti layaknya mobil pada umumnya. Dengan tenaga pacu sebesar 160 hp, Z59 mampu melaju dari 0-60 mph dalam waktu 4,5 detik.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

7Katedral

katedral

Justo Gallego Martinez, juga dikenal sebagai Don Justo, mulai membangun sebuah katedral di Madrid, pada tahun 1961. Sejak saat itu, Don Justo berhasil menciptakan struktur yang sangat besar (hampir sendirian) yang mencakup perpustakaan, serambi, ruang bawah tanah dan beberapa kapel.

Pria 89 tahun itu bergantung pada bahan bangunan daur ulang, sumbangan dan batu bata yang tak terpakai. Namun katedral tersebut tidak pernah difungsikan karena Don Justo tidak pernah mengajukan izin membangun dan katedral terbuat dari material bekas. Selain itu, Don Justo sendiri juga bukan profesional di bidang arsitektur dan bangunan.

Hanya saja, pemerintah kota setempat tetap mengizinkan pembangunan katedral tetap dilanjutkan karena keunikannya berhasil menarik wisatawan.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

6Kastil

kastil

Setelah Jim Bishop putus sekolah pada usia 15 tahun, ia mulai membangun kastil pribadi di Colorado. Selama 40 tahun terakhir, kastil itu telah bertambah luas dan Bishop terus menambah beberapa bagian sebagai cara bersantai dan menghilangkan stres.

Dibangun hampir seluruhnya oleh dirinya sendiri, kastil terdiri dari batu dari daerah sekitarnya dan barang bekas yang disumbangkan atau diperoleh dari berbagai lokasi.

Struktur itu sendiri memakan sejumlah besar ruang dan dilengkapi dengan menara yang mencapai ketinggian 250 meter. Tidak lupa, Bishop juga membangun jembatan yang menghubungkan bagian-bagian lain di kastil pribadinya.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

5Rollercoaster

rc

Sebuah rollercoaster yang terbuat dari barang bekas dibangun di belakang rumah John Ivers. Rollercoaster mini tersebut dibangun sendirian oleh Ivers menggunakan besi tua dengan biaya hanya US$1,500 dan lama pengerjaan 1.000 jam.

Rollercoaster mini tersebut panjangnya 444 feet dengan kecepatan bisa mencapai 20 mil per jam.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

4Robot

rbt

Sekelompok mahasiswa dari Universitas West England menciptakan robot yang terbuat dari barang-barang bekas dan bahan daur ulang. Robot tersebut bisa diprogram untuk berbagai keperluan.

Untuk menciptakan robot tersebut, para mahasiswa West England menggunakan lampu dari Land Rover, kipas dari casing komputer dan bahkan komponen elektronik PlayStation 3. Robot ini butuh sekitar US$20.000 untuk biaya desain dan perakitannya. Meski begitu, ongkos tersebut masih jauh lebih murah daripada produk sejenis yang tersedia secara komersial yang harganya ratusan ribu dolar.

Robot ini sempat diikutkan dalam kompetisi robot air pada 2012. Para mahasiswa berharap robot dari barang bekas mereka bisa menyelam di tambang bawah laut, membersihkan pengebor minyak dan memetakan arus bawah laut.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

3Jaringan Wi-Fi

wf

Internet telah menjadi kebutuhan bagi semua orang saat ini. Di negara maju, orang bisa dengan mudah mendapat akses internet melalui jaringan Wi-Fi. Namun tidak demikian bagi orang yang tinggal di negara seperti Afghanistan.

Untuk menyiasati hal itu, sebuah tim di sana mengembangkan sistem jaringan nirkabel open-source bernama FabFi. Sistem ini memungkinkan orang untuk terhubung ke jaringan dengan membangun mode yang dapat dibangun dari bahan bekas yang tersedia di sekitar kita, seperti besi dan plastik.

Menariknya, transfer data FabFi bisa mencapai kecepatan hingga 11.5 Mbit/s. Keberhasilan proyek ini telah meluas ke wilayah lain di luar Afghanistan, termasuk ke negara Kenya.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

2Pulau Buatan Portable

pbp

Richart ‘Raishee’ Sowa adalah seorang tukang kayu dan seniman Inggris yang berhasil membangun pulau impiannya sendiri sebagai tempat tinggal di Meksiko. Pulau terapung yang ukurannya relatif kecil dibandingkan dengan beberapa pulau-pulau lain ini bisa berpindah-pindah. Dengan demikian Raishee bisa melakukan perjalanan ke lokasi yang berbeda tanpa harus meninggalkan rumahnya.

Dibangun dari kayu dan bambu, pulau buatan ini bisa mengapung di atas air berkat lebih dari 250.000 botol plastik kosong yang menjadi dasarnya. Pulau itu sendiri berisi segala sesuatu yang diperlukan untuk hidup, termasuk fasilitas seperti mesin cuci, serta sebuah rumah besar dengan beberapa kamar tidur dan fasilitas lainnya.

[mks_separator style=”dashed” height=”2″]

1Robot Transformers

tf

Pada tahun 2014, beberapa pekerja di perusahaan jual beli besi tua di Cina bosan dan memutuskan untuk membuat sebuah patung robot Transformer raksasa, dari beberapa besi yang sudah tidak terpakai. Patung Optimus Prime yang memiliki ukuran sama seperti di filmnya itu menjadi terkenal. Kreativitas pekerja tersebut ternyata meningkatkan omzet bisnis perusahaan tersebut.

Para pekerja kemudian membuat lagi beberapa patung robot Transformers hingga akhirnya jumlah mencapai lebih dari 40 buah yang tersebar di tempat mereka bekerja. Menariknya, patung-patung ini tidak hanya diam karena pada bagian tangan dan kaki dibuat dari material yang bisa bergerak-gerak.

Jadi tidak semua besi tua berakhir di peleburan karena beberapa bisa dipakai untuk membuat patung robot Transformers. Jika Anda tertarik memboyong salah satu patung Transformers ini, siapkan kocek sebesar US$ 16 ribu atau sekitar Rp 204 juta.

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Indah Synthia
Indah Synthia
9 years ago

artkel yg bagus,udah dapat byran y ?

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
error: Sorry