Flora & Fauna

Inilah 10 Hewan Khas Madagaskar Yang Unik Dan Mencengangkan

Madagaskar terletak tidak jauh dari pantai Afrika Timur yang menjadi rumah bagi beragam satwa liar yang menakjubkan, hingga namanya menjadi sebuah judul film animasi yang menceritakan tentang persahabatan antara Singa, Zebra, Kuda Nil, dan Jerapah (apa sobat Tentik pernah menonton filmnya?).

Sebanyak 250.000 spesies hewan unik dan khas hidup di Madagaskar — 70% di antaranya adalah endemik dan sebagian besar di antaranya sudah terancam punah. Berikut adalah beberapa hewan unik dan luar biasa yang hidup di Madagaskar.


10Tokek Ekor Datar

Tokek Ekor Datar adalah penguasa kamuflase, dimana masing-masing spesiesnya memiliki cara unik untuk berbaur dengan lingkungannya, beberapa dengan meniru daun yang mengering dan beberapa lainnya dengan meniru kulit pohon.

Pewarnaan dan modifikasi tubuh yang memantulkan cahaya membuat hewan unik ini hampir tidak terlihat oleh makhluk lain (terutama predator) di siang hari. Ada lebih dari 10 spesies tokek ekor datar, semuanya berasal dari Madagaskar dan pulau-pulau di sekitarnya.

Dari gambar ini, apakah sobat Tentik tahu mana yang Tokek Ekor Datar dan mana yang daun kering?


9Ngengat Komet

Ngengat Komet juga dikenal sebagai Ngengat Bulan Madagaskar, dimana Ngengat ini juga termasuk dalam daftar ngengat sutra terbesar di dunia loh sobat. Sayap mereka yang berwarna cerah dapat mencapai bentang 20 sentimeter, sementara ekor mereka dapat tumbuh hingga mencapai 15 sentimeter.

Dan menariknya ya sobat, saat Ngengat Komet mencapai usia dewasa, mereka hanya hidup selama empat hingga lima hari saja. Namun mereka mampu bereproduksi sejak hari pertama mereka keluar dari kepompong mereka, dan betina dapat bertelur hingga 170 telur.

Ulat dari Ngengat Komet memakan daun eucalyptus segar dan memiliki periode kepompong antara dua dan enam bulan. Kepompong mereka memiliki lubang kecil di dalamnya agar tidak tenggelam di hutan hujan basah Madagaskar.


8Katak Tomat

Katak Tomat adalah seekor predator penyergap yang hanya bisa sobat Tentik temukan di bagian utara Madagaskar yang lebih basah dan lembab. Katak Tomat memangsa sebagian besar serangga, tetapi mereka diketahui juga memakan apa saja yang bisa muat ke dalam mulut mereka.

Tidak seperti kebanyakan katak, kaki Katak Tomat tidak berselaput, mereka memiliki bantalan jari kaki yang halus, dan ketika terancam, mereka dapat mengeluarkan racun yang cukup berbahaya. Warna Merah seperti tomat ini hanya dimiliki oleh Katak Tomat betina loh, sedangkan pejantan memiliki warna coklat kusam.


7Aye-Ayes

Apakah sobat Tentik sedang menyanyikan lagu Black Pink? Bukan ya!

Aye-Ayes adalah primata nokturnal asli Madagaskar yang mampu beradaptasi dengan baik di pepohonan, memiliki ukuran jari kaki dan ekor yang lebih besar dan lebih panjang dari tubuh mereka sehingga mereka dapat bergelantungan di cabang.

Tahukah sobat Tentik? Aye-Ayes adalah satu-satunya primata yang menggunakan ekolokasi untuk menemukan mangsanya (semacam sonar seperti kelelawar).

Mereka menggunakan jari tengah mereka yang panjang untuk menyadap pohon dan mencari lokasi larva serangga, menggunakan jari yang sama untuk menggali mereka keluar dari pohon saat menemukannya.

Tapi sangat disayangkan sobat, saat ini Aye-Ayes sudah termasuk salah satu hewan Madagaskar yang terancam punah.


6Tenrec Air

Tenrec Air adalah salah satu spesies yang paling sulit dipahami di dunia dan hanya ditemukan di 10 area di Madagaskar, dan ukuran terbesar dari makhluk mirip tikus ini hanya 17 sentimeter saja, sehingga mereka sulit sekali loh untuk dibedakan dari tikus hutan sobat.

Ada sejumlah spesies Tenrec di Madagaskar, tetapi Tenrec Air memiliki keunikan tersendiri karena kemampuan adaptasi airnya dengan memiliki otot tungkai yang besar dan kaki berselaput sempurna untuk berenang di perairan Madagaskar Timur untuk mencari mangsa seperti ikan kecil dan berudu.


5Bunglon Panther

Madagaskar adalah surga bagi para reptil, setelah adanya Katak Tomat dan Tokek Ekor Datar, juga ada jenis Bunglon yang unik seperti Bunglon Panther ini.

Sama seperti kebanyakan Bunglon lainnya, Bunglon Panther juga mampu berubah warna sesuai dengan suasana hati mereka, tetapi Bunglon Panther ini biasanya berwarna cerah, terutama pejantan disaat musim kawin.

Bunglon ini memiliki kemampuan untuk memutar dan memfokuskan mata mereka secara independen satu sama lain secara bersamaan untuk mengamati dua objek.

Ketika mereka melihat mangsa mereka, Bunglon Panther memutar kepala mereka agar kedua matanya fokus ke arah sasaran sebelum menangkapnya dengan lidah mereka yang panjang dan lengket.


4Pochard Madagaskar

Pochard Madagaskar adalah sejenis bebek selam berukuran sedang yang memakan invertebrata, benih tanaman, dan tanaman air dan dapat menyelam di bawah air hingga dua menit lamanya.

Disekitaran tahun 2006, Pochard Madagaskar hidup dalam populasi kecil sebanyak kurang lebih 22 ekor yang ditemukan di Danau Matsaborimena. Namun saat ini Pochard Madagaskar sudah dinyatakan punah. Sangat disayangkan ya sobat Tentik.

Danau Matsaborimena memang bukanlah habitat yang ideal sehingga memang ada kekhawatiran dari para peneliti bahwa akan ada terlalu sedikit makanan untuk semua Pochard untuk bertahan hidup di danau tersebut.


3Fossas

Fossas adalah salah satu dari sedikit predator asli Madagaskar. Seperti bentuknya, Fossas masih termasuk dalam anggota keluarga luwak.

Dalam berbagai pandangan, Fossas banyak dikatakan memiliki moncong seperti anjing dan tubuh seperti kucing. Fossat merupakan predator mamalia terbesar di Madagaskar dengan panjang tubuh yang mencapai dua meter yang dihitung dari moncong hingga ujung ekor.

Fossas adalah hewan Nocturnal, dan sering memakan lemur, reptil, ikan, dan burung. Sayangnya, Fossas kini menjadi semakin langka karena ulah manusia. Kejam sekali ya sobat.


2Ular Hidung Daun

Ular unik dari Madagaskar ini memiliki pelengkap hidung yang menonjol keluar dari wajah mereka. Tonjolan ini mampu mempermudah sobat Tentik untuk mengidentifikasi jenis kelamin ular ini, dimana ular betina dapat diidentifikasi dengan jelas karena tonjolan hidung mereka lebih rumit dan bergerigi, sedangkan laki-laki lebih terlihat biasa pada tonjolan hidung mereka.

Tonjolan ini sudah ada sejak lahir, sehingga tonjolan tersebut tidak dianggap sebagai alat pensinyalan untuk kawin.

Ketika ular berbaring diam, tonjolan hidung tersebut akan terlihat seperti menyerupai dedaunan atau polong biji dari beberapa tanaman asli Madagaskar sehingga dapat menipu beberapa calon mangsa yang hendak mendekat dan memakan tonjolan hidung tersebut.


1Laba-Laba Darwin

Laba-laba ini dikenal karena Sutera jaringnya yang 10 kali lebih kuat dari Kevlar dan dua kali lebih tangguh dari sutra yang pernah ada. Jaring Laba-laba Darwin ini biasa dibangun dengan ukuran yang sangat besar, dimana jaring berbentuk bola dapat mencapai ukuran tiga meter persegi dan sering ditangguhkan di atas sungai atau aliran air hingga 25 meter.

Kekuatan dan ukuran jaring yang luar biasa ini memungkinan Laba-laba Darwin untuk menguasai sebuah tempat karena tidak ada laba-laba lain yang dapat hidup disekitarnya, yang otomatis akan mengurangi persaingan untuk makanan dan ruang. Jika jaringnya sebesar itu, berapakah ukuran Laba-laba Darwin dalam benak sobat Tentik? Ternyata ukurannya tidak besar loh, spesies yang betina hanya memiliki panjang tubuh sekitar 2,5 sentimeter dan pejantan hanya seperempat dari ukuran sang betina. Wow, ini baru namanya kecil-kecil cabe rawit ya!

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry